Buka Semester Gasal, UMUS Brebes Gelar Stadium General oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI

BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menggelar Kuliah Umum bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. H. Abdul Fikri Faqih, M.M. Adapun kegiatan stadium general bertema “Peran Serta Perguruan Tinggi Memasuki Industri dalam Peningkatan IPM daerah Kabupaten Brebes”, Jumat (6/9) kemarin.

Kuliah umum digelar di Auditorium Universitas Muhadi Setiabudi. Humas UMUS Brebes Sodiq Kirono mengatakan, kegiatan kuliah umum ini dalam rangka menyambut Mahasiswa Baru TA. 2019/2020. “Dan juga sekaligus menjadi kuliah pembuka di awal semester gasal di UMUS Brebes,” ucap Sodik Kirono.

Dalam pemaparannya di hadapan mahasiswa UMUS, Abdul Fikri Faqih menyatakan Revolusi Industri 4.0 dicirikan dengan robotic automation, 3D Printer, Internet of Think, dan data of think.

“Karena revolusi industri bermula dari revolusi industry 1.0 yang dimulai pada abad 18 pada penemuan mesin-mesin untuk produksi,” ucap Abdul Fikri Faqih.

Untuk kemudian, berkembang pada abad ke 19 dengan dicirikan pada perkembangan industri yang telah mengalami kemajuan dengan pesat.

“Proses industri pada era tersebut dilakukan secara massal dan menggunakan peralatan listrik sebagai sumber energi dalam kegiatan tersebut. Kemudian berkembang pada abad 20,” jelasnya.

Fikri menjelaskan, jika proses revolusi pada abad 20an dikenal dengan industri yang mengunakan produksi secaran otomatis dengan menggunakan elektronik dan IT.

“Akhirnya pada abad ke 21 ini, perkembangan industri telah mengalami perkembangan yang sangat cepat yang berefek bagi kehidupan mendatang,” ungkapnya.

Pada kegiatan kuliah umum tersebut, hadir juga Rektor dan Pejabat Struktural Universitas Muhadi Setiabudi.

“Kehadiran era revolusi industri 4.0 ternyata juga berdampak pada sektor pendidikan terutama juga perkuliahan mahasiswa salah satunya adalah pertemuan tatap muka mahasiswa yang sekarang juga dilakukan secara online,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*