KBMI 2021 : Mahasiswa UMUS Brebes Berhasil Submit 14 Proposal Program Kewirausahaan MBKM

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terus berupaya mengembangkan dan memperbanyak jumlah mahasiswa wirausaha. Pentingnya program mahasiswa berwirausaha di perguruan tinggi telah disadari oleh pemerintah dan diwujudkan melalui Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong pengembangan minat wirausaha mahasiswa dengan program kegiatan belajar yang sesuai.

Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud menyadari bahwa mahasiswa menjadi bagian dari sumber daya manusia yang dapat menjadi tulang punggung pembangunan melalui kemandirian ekonomi bangsa. Mahasiswa juga merupakan bagian dari generasi milenial Indonesia.

Berdasarkan riset dari IDN Research Institute tahun 2019, 69,1% milenial di Indonesia memiliki minat untuk berwirausaha. Minat dan potensi wirausaha generasi milenial yang besar ini perlu didukung dan difasilitasi melalui tata kelola pendidikan tinggi yang mendukung program kewirausahaan mahasiswa di perguruan tinggi.

Perlu program dan aksi lebih lanjut agar kebijakan tersebut dapat diimplementasikan sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia dalam semangat Merdeka Belajar-Kampus Merdeka 2021 yang merupakan bagian dari program Kemdikbud untuk memperkuat ekonomi nasional dan mendukung percepatan ekonomi digital menuju revolusi industri 4.0.

Baca juga : Rajaswa Coffee Pemenang Hibah KBMI 2020

Program Kewirausahaan 2021 memiliki 4 kegiatan unggulan yaitu Workshop Kewirausahaan, Kegiatan Berwirausaha Mahasiwa Indonesia (KBMI), Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia (ASMI) dan Pendampingan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PWMI). KBMI ditujukan untuk mahasiswa yang memerlukan stimulasi dana pengembangan usaha dan ASMI ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki startup digital dan memerlukan akselerasi usahanya ke tahap lanjut.

Program Kewirausahaan Kampus Merdeka Tahun 2021 didesain berdasarkan framework dari proses program wirausaha Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Mahasiswa akan mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi kewirausahaan, menyusun proposal wirausaha,

menjalankan kegiatan wirausaha di bawah bimbingan dosen pembimbing atau mentor kewirausahaan dan dievaluasi di akhir program. Proses pembelajaran berwirausaha ini diharapkan dapat menjadi blended learning kewirausahaan yang dapat dikonversi dalam satuan SKS pembelajaran di perguruan tinggi.

Perwakilan mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes pada PKMI 2021 mengajukan 14 judul proposal yang masuk dalam kategori KBMI (Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia). Jumlah ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya mengajukan satu proposal dan lolos mendapatkan hibah pendanaan KBMI 2020 (baca artikel pemenang KBMI 2020).

Berikut nama dan judul proposal yang diajukan pada KBMI 2021.

No
Judul Proposal
Ketua Pengusul
Program Studi
1Big Farm Maggot BSF Brebes: Usaha Mengubah Sampah, Menjadi Berkah Bagi MasyarakatMuhamad Gathot Nur PoncosiloTeknik Sipil
2ARCOBES (Arwana Collection Brebes)Syahrul HimawanTeknik Sipil
3Bapao Karakter PandhawaNur AprilianiPGSD
4Kedai Duta CoffeeMohammad Lukmanul HakimPBSI
5D'jintoelIlham Amin Bahtiar PBSI
6Dapur SindySindy Amany Nur HalisaAgribisnis
7Wedank Corona: Pengembangan Minuman Anti Corona Berbahan Baku Rempah Lokal melalui Inkubator MahasiswaZidan Raafi Utama PutraAgribisnis
8Education Make HoneyAnggih Akuntansi
9Dragon Chips(Kripik Milenial dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam Lokal)Annisatul KhoiriAkuntansi
10Pengembangan Usaha Kaos “Rabas T-Shirt (Kaose Wong Ngapak)” Untuk Mengangkat Kearifan Lokal Ke Pasar NasionalNoer Dyah Rahmawati ZaeniManajemen
11COYOUT'STedy SaputraManajemen
12Afiz Jangkar Polaris(Perlengkapan dan Peralatan Rumah Tangga)Siti Nurzanah AfiyantiManajemen
13Stay Healty With “ Pukis Bangka Jajanan Sehat Kekinian”Nur AnnisaManajemen
14MODISTY MASK Solusi Tetap Sehat dan Selalu Modis di Era PandemiAnnissa AtussholihaManajemen

Baca juga : Rajaswa Coffee Pemenang Hibah KBMI 2020

Program KBMI menitikberatkan pada orientasi ide, proses dan hasil usaha. Tahapan KBMI tahun 2021 meliputi sosialisasi, workshop, penerimaan usulan usaha, seleksi, penetapan penerima bantuan KBMI, pendampingan wirausaha, penilaian kemajuan pelaksanaan usaha dan Ekspo KMI sebagai puncak rangkaian kegiatan KBMI. Program KBMI dapat diikuti oleh mahasiswa aktif dari perguruan tinggi tingkat sarjana (program akademik) di Indonesia yang telah memiliki usaha yang berjalan selama minimal 6 (enam) bulan.

Tujuan KBMI adalah (1) menumbuhkan karakter wirausaha; (2) Menumbuhkembangkan wirausaha baru kreatif dan inovatif; (3) Membantu mahasiswa dalam menentukan keunikan usaha dengan menemukan celah pasar yang tepat untuk meningkatkan peluang keberhasilan usaha; dan (4) Mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Mahasiswa penerima bantuan KBMI 2021 akan mendapatkan berbagai manfaat dari mulai workshop kewirausahaan bersama para praktisi dan entrepreneur sukses di Indonesia, sampai bantuan pengembangan usaha, sebagai berikut:

  1. Bantuan pengembangan usaha dari Kemdikbud dalam bentuk uang tunai maksimal 25 juta rupiah per satu usaha mahasiswa yang akan ditransfer melalui rekening perguruan tinggi.
    1. Pencairan dana 90% setelah pengumuman seleksi.
    1. Pencairan dana 10% setelah penilaian kemajuan pelaksanaan usaha.
  2. Pendampingan usaha melalui program Pendampingan Wirausaha Mahasiswa Indonesia (PWMI) dan juga CEO Academy.
  3. Workshop pengembangan usaha oleh praktisi dan pengusaha muda.
  4. Jejaring mahasiswa berwirausaha dari seluruh Indonesia yang tergabung di Indonesia Student Entrepreneurship Network (ISEN)

Harapan besar bagi UMUS Brebes kepada peserta KBMI 2021 dengan mengikuti kegiatan ini bisa menjadi wirausahawan sukses di tengah masyarakat. Seperti yang kita ketahui bersama tahun 2020 merupakan tahun dimana dunia sedang bertransformasi seiring dengan berbagai ketidakpastian global dari dampak pandemi Covid-19 yang memicu berbagai tekanan terhadap ekonomi semua negara.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global tersebut, Indonesia juga mengalami dampak yang cukup besar. Indonesia masih berharap akan adanya pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga sampai 5 persen dengan terciptanya 2 juta angkatan kerja baru setiap tahunnya. Pada tahun 2021 ini diharapkan perekonomian Indonesia mulai bergerak naik seiring dengan harapan pemulihan ekonomi pasca pandemi yang direncanakan Pemerintah. Tantangan terbesar saat ini adalah adanya beban 7,05 juta pengangguran, termasuk pengangguran terdidik berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2020. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang konkrit agar jumlah pengangguran dapat ditekan melalui peningkatan jumlah wirausahawan di Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*