KMMI : Definisi, Tujuan, Manfaat, Bentuk Kegiatan Bagi Calon Pemimpin Masa Depan

UMUS Brebes – Sumberdaya manusia yang terampil dan inovatif sangat dibutuhkan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Saat ini masih ada lulusan perguruan tinggi yang belum memenuhi keterampilan yang dibutuhkan industri. Untuk memberikan tambahan keterampilan bagi lulusan perguruan tinggi di Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan akan melaksanakan program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI).

Program KMMI muncul dari permintaan yang berkembang pesat untuk pendidikan berkualitas tinggi di masyarakat. Transformasi digital terjadi dibanyak industri sehingga perubahan ini membuat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri. Program KMMI menjadi bagian tambahan yang melengkapi pembelajaran di kelas dan berguna mengisi kesenjangan keterampilan yang diberikan di perguruan tinggi dengan yang dibutuhkan di dalam dunia kerja dan industri.

Definisi

KMMI adalah sebuah program guna mendukung kampus merdeka, yang bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus, sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

Berbeda dengan perkuliahan di Perguruan Tinggi, KMMI merupakan potongan kecil bagian dari materi pembelajaran penuh yang disampaikan secara online dengan waktu yang relatif singkat. Program KMMI menjadi bagian tambahan yang melengkapi pembelajaran di kelas dan berguna mengisi kesenjangan keterampilan yang diberikan di perguruan tinggi dengan yang dibutuhkan di dalam dunia kerja dan industri.

Program KMMI muncul berbasis pada tiga tren makro yaitu (1) permintaan yang berkembang pesat untuk pendidikan tersier berkualitas tinggi di masyarakat, (2) transformasi digital terjadi di banyak industri sehingga perubahan ini membuat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja dan industri, serta (3) digitalisasi sektor pendidikan tinggi sehingga memudahkan mahasiswa mengakses materi di dalam dan di luar perguruan tinggi.

Baca juga : Definisi, Maksud, Tujuan, dan Bentuk Kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Tujuan

  1. Program KMMI menawarkan alternatif pembelajaran yang lebih dinamis, kompetitif, yang didorong oleh permintaan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperlukan dalam berbagai bidang keilmuan yang dibutuhkan industri dan atau kewirausahaan yang berupa penemuan ide, penciptaan produk atau jasa, model bisnis, pengelolaan bisnis, pemasaran, penjualan, investasi, hingga pengembangan bisnis mahasiswa.
  2. Program KMMI memberikan sertifikat yang dapat diajukan ke perguruan tinggi untuk konversi sks mata kuliah dan portofolio pada Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) serta pengakuan lain yang sesuai dengan aturan yang berlaku di perguruan tinggi masing-masing.
  3. Sebagai media untuk menjembatani kesenjangan antara perguruan tinggi dan dunia kerja serta industri.

Manfaat

Manfaat bagi Perguruan Tinggi :

  1. KMMI merupakan program pelengkap pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di dunia kerja dan industri yang mendukung implementasi program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).
  2. Program KMMI sebagai aktualisasi dan referensi materi yang digunakan dalam dunia kerja dan industri.
  3. Kerja sama industri dalam program KMMI memberikan kesempatan perguruan tinggi dalam penerapan Tridharma Perguruan Tinggi.

Manfaat untuk Mahasiswa

  1. Memberikan pengalaman belajar yang aktual dan dibutuhkan di dunia industri sebagai bentuk pembelajaran alternatif yang didapatkan di perguruan tinggi. Memberikan pembelajaran hard skills dan soft skills sebagai penguat keterampilan bagi mahasiswa.
  2. Mendukung kegiatan mahasiswa dalam rangka implementasi MBKM.
  3. Memperkuat dan menambah kompetensi mahasiswa

Baca juga : Rajaswa Coffee Startup Rintisan Mahasiswa UMUS Brebes

Manfaat untuk Industri

  1. Mendapatkan informasi potensi mahasiswa di perguruan tinggi yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
  2. Mendapatkan informasi potensi mahasiswa untuk menjadi mitra bagi dunia kerja dan industri.

Bentuk Kegiatan

  1. Program KMMI merupakan pembelajaran bentuk kursus singkat/short course yang mencakup hard skills dan soft skills.
  2. Penyelenggara program KMMI adalah perguruan tinggi yang mengajukan proposal dan dinyatakan lolos seleksi.
  3. Interaksi pembelajaran dilakukan secara sinkron (synchronous) dan asinkron (asynchronous). serta dilaksanakan secara daring.
  4. Komponen program KMMI mencakupi :
    • Pelibatan dunia usaha dan dunia industri dalam menentukan course pada program KMMI.
    • Detail capaian pembelajaran program KMMI.
    • Rencana pembelajaran tiap pertemuan yang meliputi capaian pembelajaran, bahan ajar, metode dan media, waktu, tempat, mekanisme pelaksanaan dan penilaian.
    • Pelaksanaan KMMI terdiri dari teori, praktik atau penugasan mandiri minimal 3 sks mata kuliah
    • Pembelajaran daring/online 3 jam x 8 minggu, praktikum atau penugasan mandiri 3 jam x 8 minggu.
    • Pelaksanaan penilaian ditentukan oleh masing-masing penyelenggara program KMMI

Proses Pelaksanaan

  1. Pengumuman tentang program KMMI oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Pelaksanaan sosialisasi program KMMI ke seluruh perguruan tinggi melalui daring dan/atau luring.
  3. Pengiriman proposal perguruan tinggi sebagai penyelenggara program KMMI dilakukan melalui SIM KMMI pada laman https://kmmi.kemdikbud.go.id.
  4. Proses evaluasi proposal dilakukan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti.
  5. Pengumuman perguruan tinggi penyelenggara dilakukan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti.
  6. Pendaftaran peserta program KMMI (mahasiswa aktif) melalui sistem KMMI masing-masing perguruan tinggi penyelenggara.
  7. Proses seleksi peserta KMMI yang dilakukan oleh perguruan tinggi.
  8. Perguruan tinggi menerima peserta program KMMI yang terdiri atas mahasiswa internal PT pelaksana dan mahasiswa eksternal dengan komposisi minimal 10% dari mahasiswa eksternal (perhatikan capaian peserta).
  9. Pengumuman hasil seleksi peserta program KMMI oleh perguruan tinggi penyelenggara.
  10. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti kepada perguruan tinggi penyelenggara program KMMI.
  11. Penyerahan sertifikat kepada peserta KMMI oleh perguruan tinggi penyelenggara.
  12. Pelaporan kegiatan oleh perguruan tinggi kepada Direktorat Belmawa, Ditjen Dikti melalui laman KMMI yang disertai dengan hasil dokumentasi berupa foto atau video kegiatan KMMI termasuk bukti praktik atau kegiatan mandiri mahasiswa.

Pendaftaran dan Seleksi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*